Pages - Menu

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Friday, April 27, 2007

Nikmatilah...

Laa yukallifullaaha nafsan illa wus'aha
" Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya
(QS.Al Baqarah:286)"
------------------------------------------------------------------------
Disaat menghadapi masalah, yang kau rasa tak sanggup untuk diatasi,
dan hari esokpun sepertinya juga tidak menawarkan solusi apapun,
mungkin kau bertanya pada dirimu sendiri;
"Mengapa ini terjadi padaku?""Berat sekali beban yang aku tanggung!"
"Apa salah dan dosaku, hingga aku diberi cobaan yang seberat ini?"
------------------------
Dan seringkali jawabannya tidak jelas.
Sehingga kau bahkan cenderung merasa bahwa hidup ini tidak adil
karena membebanimu dengan rintangan-rintangan seperti ini.
Tegarlah saudaraku ! Percayalah
bahwa Allah memberikan kesulitan
sesuai dengan kekuatan hamba-Nya, Ia
takkan salah memberi masalah.
Dan bila kita merasa bahwa masalah
itu terlalu berat bagi kita, itu
hanyalah "rasa" kita saja. Walaupun
adakalanya engkau ragu, bahkan takut
untuk meneruskan hidup ini.
------
Marilah kita coba untuk menikmati perasaan
alamiah seperti itu...
perasaan-perasaan yang kita semua pasti rasakan.
--------------------

Memo Ananda




*)Jogjakarta, di sore hari

"Jika engkau ingin melabuhkan Cintamu, Labuhkanlah dalam bingkai cinta,
dan belaian kasih sayang-Nya juga keridhoan-Nya.

Belajar IkhLas..yuks!

Ikhlas adalah memurnikan tujuan bertaqorrub hanya kepada Allah SWT dari hal-hal yang mengotorinya.Juga berarti menjadikan Allah Azza wa jalla sebagai satu-satunya tujuan dalam segala bentuk ketaatan,atau mengabaikan pandangan makhluk dengan cara selalu berkonsentrasi kepada Al-Khaliq.

Banyak sekali manusia yang merasa telah beramal dengan ikhlas padahal sebenarnya belum ikhlas.Sebagaimana dikisah, Ada seseorang yang selalu menunaikan shalat di shaf pertama.Suatu ketika ia terlambat, dan ia shalat di shaf kedua.Lalu ia diliputi rasa malu karena dilihat banyak orang.Dari sini, ia tahu bahwa ketenangan hatinya dalam melaksanakan shalat di shaf pertama selama ini disebabkan oleh pandangan orang-orang keadanya.

Itulah salah satu contoh, betapa sedikit amal yang dikerjakan dengan ikhlas,betapa sedikit orang yang menyadarinya, kecuali orang-orang yang mendaat Taufik dari Allah 'azza wa jalla.Adapun orang-orang yang lalai dari-Nya, kelak pada hari kiamat maka akan mendapati kebaikan-kebaikan mereka telah berubah menjadi keburukan. Allah SWT berfirman :"Dan (ada hari kiamat) jelaslah bagi mereka dari Allah apa-apa yang belum pernah mereka perkirakan.Dan jelaslah bagi mereka keburukan dari apa - apa yang telah mereka kerjakan

Katakanlah;"maukah kalian kami kabarkan tentang orang-orang yang aling merugi amalan mereka"?Yaitu orang-orang yang telah sia-sia usaha mereka di dunia, sedangkan mereka menyangka telah mengerjakannya dengan sebaik-baiknya.

Ikhlas memang berat dan sulit, tapi bukan berarti ga bisa kan??!!!
Semua orang pasti bisa, asalkan mau belajar dan terus bersungguh-sungguh dalam keistiqomahannya.

Mutiara ikhlas dari ulama:
  • "Orang ikhlas adalah orang yang menyembunyikan kebaikan-kebaikannya sebagaimana ia menyembunyikan keburukan-keburukannya."
  • "Ikhlas adalah tidak merasa telah berbuat ikhlas. Barangsiapa masih menyaksikan keikhlasan dalam ikhlasnya,maka keikhlasannya masih membutuhkan keikhlasan lagi".
  • Bagi para aktivis, mengikhlaskan niat jauh lebih sulit daripada melakukan seluruh aktivitas"
  • Fudhail bin Iyad berkata:"Meninggalkan suatu amal karena orang lain adalah riya'.Sedanglan beramal karena orang lain adalah syirik,Adapun ikhlas adalah ketika Allah SWT menyelamatkanmu dari keduanya"



Monday, April 23, 2007

Siapa Dia?


Siapakah dia?
Dia adalah yang ada di samping anda

Siapakah dia?
Dia adalah Mahar anda ketika anda menikah

Siapakah dia?
Dia adalah hiasan di lemari anda yang tertata rapi

Kapan terakhir kali anda membacanya?...
Ketika anda sedang apa?
- Menangis
- Gembira
- atau ada kematian


Sahabat...
Al-Quran adalah teman anda
bukan hanya di dunia ini
Lebih-lebih ia akan memberi syafa'at kelak di hari Kiamat
.

Thursday, April 19, 2007

Teman Sejatiku...

Teman sejatiku..
Dengarlah aksara tarian penaku
Yang ku tulis diatas kertas putih


Teman sejatiku..
Perjalanan hidup adalah lika-liku kodrat Illahi

dan aku sendiri..
Sendiri dalam mengarungi perjalanan hidup ini
Aku belajar tak pernah menangis
Bahkan mengeluh sekalipun
Aku mencoba berdikari
Berdiri diatas kakiku sendiri


Teman sejatiku..
Ku latih diriku
Untuk tak mengharapkan bantuan orang lain
Bahkan merenungkan engkau untuk membantuku
Aku tak berani
Ku biarkan hidup apa adanyaseperti air mengalir
Namun tak lupa untuk berusaha


Teman sejatiku..
Illahi adalah teman dan sahabat tanpa henti
Jikalau engkau lupa akan perjalanan keindahan bersama-Nya
Maka akan ku palingkan diriku atas dirimu


Teman sejatiku..
Bicaralah dengan hatimu
Dengan kesucian hatimu
Maka engkau akan bertemu dengan hatiku


Teman sejatiku..
Aku ingin hidup bersama Illahi
dalam kehidupanku
Jikalau engkau mampu memelukku dalam kehidupan itu
Maka datanglah padaku


Teman sejatiku..
Hidup adalah realita..
bukan kesemuan
Hidup adalah fenomena..
bukan ilusi
Dan aku berharap teman sejatiku
Berdiri dialam realita dan fenomena kehidupan yang ada
.


Teman sejatiku..
Allah kan tahu hatiku..
Kedewasaan, kewibawaan, ketenangan..
ketawadhuan, keistiqomahan, kemandirian,..
itu yang ku butuhkan.


Teman sejatiku..
Allah kan tahu hatiku.



(Buat seseorang yg telah menemukan teman sejatinya, barakallahufiik)

Friday, April 13, 2007

Bundaku....









Bunda...


Jauh darimu terasa benar rasa rinduku padamu
Teringat aku saat-saat ada di dekatmu
Kau curahkan segenap cintamu untuk kami, keluargamu
Dari pagi menjelang hingga malam menutup hari
Tanpa lelah kau layani kami, pengabdian yang tanpa batas
Bunda...

Terkadang di saat penatmu
Masih saja kau sempatkan tuk sekedar mendengar berbagai celotehku
Entah itu tentang kesedihanku atau tentang berbagai sukaku
Dengan penuh perhatian dan penuh kasih,
kau dengar setiap kata yang keluar dari mulutku
Dan dengan penuh bijak kau beri berbagai nasehat,
selayaknya orangtua terhadap anak-anaknya
Terkadang kau tersenyum atau bahkan tertawa jika ada kataku yang lucu
Namun tak jarang pula kau akan menegurku,
bila yang kau dengar hal yang tak sewajarnya


Bunda...
Tak terasa sudah hampir 22 tahun kau menemaniku
Walau kadang kita terpisah oleh jarak tempat dimana kita berada
Namun itu tak mengurangi perhatianmu padaku
Dan tak akan pernah pula mengurangi sayangku padamu

Tau kah kau


bunda...
Aku selalu kagum padamu
Dengan kesetiaanmu pada suami dan keluargamu
Dengan seluruh cinta yang kau beri pada kami
Dengan tulusnya perhatian dan kasihmu untuk semua
Dengan semua ketabahan, kesabaran,

dan keikhlasanmu mendidik kami


Bunda...
Engkau selalu membangunkan kami saat shubuh,
atau memperbaiki letak selimut kami saat kami terlelap di gelapnya malam
Engkau selalu mengingatkan kami agar bersyukur atas semua nikmat-Nya
Dan selalu mengajak kami untuk selalu bangun saat sepertiga malam,
untuk menemui Sang Kekasih Sejati.


Bunda...

Salah satu do'aku pada Illahi Rabbi
Agar engkau menjadi salah satu insan yang menghuni jannahNya,
dan dapat menjadi bidadari di dunia serta di akhirat kelak.
Semoga aku pun bisa menjadi sepertimu
Seorang bunda yang penuh cinta, setia, ikhlas dan istiqamah

Bunda...
Aku mencintaimu...Karena Allah.



*Jogja disenja hari...
Dariku teruntuk ummi di Tangerang.

Dahsyat. ALLAHU AKBAR. klik disini !


Apabila kesulitan datang mengunjungi anda, ketahuilah bahwa hal itu hanyalah seperti awan mendung, yang dalam waktu dekat pasti akan berlalu. Maka jangan sampai anda ditakutkan oleh petirnya dan jangan pula merasa ngeri dengan kilatan cahayanya, sebab dibalik itu semua ia akan membawa hujan yang menyegarkan.